Home » All posts
Dimana Letak Kesesatan Syech Siti Jenar...?
HAKEKAT DZIKIR
dzikir artinya Mengingat Allah swt.Dalam artian Mengingat berarti tau siapa Allah swt sesungguhnya.Dalam hal ini saya pribadi mencoba mengangkat makna "INGAT",Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan solat pada Hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingati Allah (zikrullah) dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(Al-Jumuah 62:9–10)
Kata ingat disini adalah suatu perkara yang mana sudah terjadi yang kita tahu sebelumnya yang berarti kita bisa memaparkan saat kita mengingat kembali.Masih ingatkah saudaraku kepada Allah swt...........???
Setiap keindahan, kecantikan, kemeriahan, kemegahan, kekayaan, kekuasaan dan pelbagai perkara yang sangat ingin dinikmati manusia pastinya akan berubah dan memudar dan luput ditelan ganasnya hempasan ombak waktu dan peredarannya bagi yang tidak pernah bersyukur dalam kenikmatan yang dihadirkan-Nya. Tiba saat dan ketikanya, pasti semua berubah menjadi sunyi dan sepi yang ibarat tiada hujungnya.
Untuk dapat mengetahui dan mengembalikan ingatan kita saat masih di alam Arwah,Kita manusia harus mempunyai kekuatan untuk menembus dinding Hijab antara Hamba dan Allah swt.Dimanakah letak kekuatan itu??apakah semua manusia mempunyai kekuatan itu?Jawabanya YA!! semua bisa .
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah kamu kepada Allah, (dengan) zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya di waktu pagi dan petang.(Al-Ahzab 41-42)
Menurut keyakinan kita orang Islam bahawa semua makhluk yang wujud ini adalah kenal kepada Allah dan semua mereka berzikir kepada Allah, bertasbih dan sujud kepadaNya walaupun kita tidak mengetahui secara pasti bagaimana kaifiyat (cara) mereka sujud, zikir dan bertasbih. Ilmu tentang itu hanya ada di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’aala. Tidak ada satu pun makhluk yang berada di alam maya ini yang bisa mengenal Allah kecuali manusia yang dikehendakinya.
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha pengampun. (Al-Israa 17:44)
JIka kita benar - benar MENGINGAT ALLAH berarti tahu pasti akan keberadaan Allah,sehingga kita berani berikrar menngucapkan Kesaksian bahwa benar-benar Tiada Tuhan yang disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
Dalam hal ini telah terjadi perdebatan antar ulama mencari makna dari Dzikir kepada Allah swt.Alhamdulillah saya pribadi mendapat hidayah dari Allah swt dan menemukan apa makna dari kata INGAT KEPADA ALLAH.Untuk itu saya mengangkat artikel ini agar supaya saudara-saudaraku juga bisa mengetahuinya.sebab dalam Hadits qudsi "Aku (Allah) akan duduk bersama dengan orang-orang yang berzikir kepadaKu." Hadist ini sering membuat saya tenang saat berdzikir.Kata INGAT KEPADA ALLAH ini hanya bisa dilakoni oleh orang-orang yang mau dan mempunyai kekuatan.
Pesan untuk saudaraku:
Ingatlah awal pertama dipertanyakan malaikat dalam kubur adalah " MAN RABBUKA "Siapakah Tuhanmu??
"Manusia yang hidup kebanyakannya tidur (leka), apabila mati baru mereka terjaga (tersedar)' - Saidina Ali k.r.a
Manusia adalah mahluk yang diciptakan untuk mentadbir dan memimpin,
dan setiap kepimpinan akan tetap akan dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan. Akal manusia harus dipimpin dengan Agama agar tiap kebijakan dan kepandaian tidak akan bertukar dengan kekelaman hati dan jiwa yang akhirnya membawa kepada kebodohan dan kemusnahan.
"Hujung AKAL (Fikir) adalah pangkal AGAMA (Zikir)" - Buya Hamka
Firman Allah:
Wahai anak Adam, jika kamu berzikir (ingat) kepadaKu di dalam hatimu nescaya Aku akan ingat kepadamu dalam diriKu, dan jika kamu berzikir kepadaKu di khayalak ramai, niscaya Aku akan ingat kepadamu di khayalak ramai yang lebih baik daripadanya, dan jika kamu menghampiri Aku sejengkal, niscaya aku akan menghampiri kamu sehasta, dan jika kamu menghampiri Ku sehasta, niscaya Aku akan menghampirimu sedepa, dan jika kamu menghampiriKu dengan cara berjalan, niscaya Aku akan menghampirimu dengan cara berlari. (Hadis riwayat Imam Bukhari)
Untuk mengungkap makna INGAT KEPADA ALLAH hanyalah bisa di Klik disini
HAKEKAT RIYA'
Riya berasal dari kata Ru'yah yang artinya melihat.Secara kontekstual,riya' adalah mencari kedudukan di hati manusia dengan menampakan kepada mereka tentang amal kebaikan.Dengan kata lain dapat diartikan bahwa riya itu adalah suatu keinginan hati untuk mendapat pujian manakala melakukan amal ibadah.
Banyak macam Riya' dalam beribadah,sampai-sampai orang sufi sendiri tidak terlepas dari bahaya ini.Adakalanya orang yang sengaja memperlihatkan dirinya kurus dan pucat,agar disangka sebagai ahli jihat.Dengan kurus,untuk memberi kesan bahwa ia sedikit makan dan kurang tidur siang hari puasa dan malam bertahajud.Adakalanya merendahkan suara jika diajak bicara,memejamkan mata,dan mengeringkan bibir.
Adakalanya Riya' dengan menampakan tingkah laku dan cara berpakaian.Tingkah laku itu misalnya dengan rambut yang tidak pernah disisir,mencukur kumis,menundukan kepala waktu berjalan,pelan-pelan jika berjalan,menetapkan bekas sujud pada kening,berpakaian tebal,bercelana cekak hingga mendekati betis,memendekan lengan baju,atau bahkan membiarkan pakaiannya sobek.
Semua itu biasanya dipergunakan untuk riya' agar dapat dilihat dirinya adalah pengikut hamba-hamba shalih,pengikut-pengikut ulama salaf dan pengikut sunah nabi yang setia.Selain itupula dapat dijumpai pula seseorang riya' dengan perkataanya.Menurut Imam Al Ghazali,riya' ini seringkali menimpa pada ahli agama melalui nasihat,peringatan,perkataan yang seolah-olah penuh hikmah,penghafalan hadis dan ayat-ayat.
Demikianlah konsep riya' yang sering kita jumpai dalam pandagan sufi.Maka dari itu para sufi selalu menjaga hatinya jangan tertimpa riya' dan selalu berusaha berjuang keras untuk melawan dirinya sendiri dari keingina dipuji orang lain.
Insya Allah kita semua terhindar dari sifat tersebut.......................
Mengendalikan Perasaan
KEAJAIBAN TAUBAT
DALAM SEDIKIT HARTA TERDAPAT KESELAMATAN
- Walaupun langit menurunkan hujan berlian,perak,dan emas namun jika aku hidup,aku tetap perlu makan.Jika aku mati,aku tetap membutuhkan liang kubur.
- Cita-citaku adalah cita-cita seorang raja.Diriku orang yang merdeka yang melihat kehinaan sebagai kekufuran.
- Dan jika aku tidak memuaskan diriku dengan makanan,maka kenapa aku melawat ke tempat Zaid dan Umar
