Cari Blog Ini

IDOLAKU IDOLAMU...??

lafadz161Mengenai idola siapakah idola anda??dari kalangan selebritis,politikus,penulis,pengusaha atau olahragawan yang sekarang lagi naik daun.terlepas dari mana idola itu berasal yang jelas setiap orang pasti punya idola.teman-teman saya paling banyak mengidolakan grup musik Netral,ada juga yang mengidolakan pemain sepak bola seperti l.messi yang mampu membawa barcelona merebut scudeto berapa hari yang lalu.dan masih banyak lagi.itulah manusia yang cenderung mengidolakan seseorang.Bukan hanya kalangan remaja,orang tuapun nggak ketinggalan.Mengapa demikian?ini berkaitan dengan konsep dirikita sebagai manusia(terutama Remaja).

Pasti banyak yang bertanya-tanya siapa idola saya sendiri,idola yang sekarang ini saya cintai dan sangat saya impikan yaitu Nabi Muhammad SAW yang mana adalah manusia yang sangat berpengaruh didunia ini.Mengapa ya???Biar kamu tahu saja Nabi Muhammad itu kalau masalah ketampanan bisa mengalahkan Justin Bieber,justin Timberlake dan JUstin-justin lainnya.Secara Fisik kalau berjalan dengan orang yang lebih tinggi tak akan kelihatan lebih pendek begitupula sebaliknya.Dalam segi sikap tak ada satu idolapun yang dapat menandinginya.pokoknya Nabi muhammad adalah idola yang Perfect,sempurna sekali.

Suatu saat nanti semua kamu akan dikumpulkan dengan orang yang paling kamu cintai.jadi sekarang ini mari renungkan kembali siapakah yang pantas diidolakan???bayangkan bagaimana beratnya perjuangan Nabi Muhammad untukmu.Tahukah kamu apa yang dikatakan saat beliau Sakratul Maut?Ummati,ummati,ummati.Beliau berkata Umatku,umatku,umatku.jelas sudah mana  yang pantas menjadi idola.

TAK ADA YANG ABADI

48"SEGALA SESUATU AKAN HANCUR...." ini adalah penggalan kata dari firman Allah dimana kita di ingatkan jangan selalu terbuai dengan apa yang ada dimuka bumi ini,secara tegas Allah berfirman "segalanya akan hancur!!!"....jadi apakah yang kekal didunia ini???.jawabanya tidak ada yang kekal yang ada hanyalah Allah SWT.

Mampukah anda membawa mati segala apa yang anda miliki?jawabannya TIDAK..kunci dari semua ini hanyalah kepada Allah.jadi jangan sekali-kali dalam diri ini kita merasa memiliki,karena pendapat itu akan terbantahkan dengan Firman Allah.

Renungan

Selagi engkau mampu berpikir maka gunakanlah kemampuanmu untuk berpikir.selagi engkau bisa membaca maka manfaatkanlah waktu luang untuk memperkaya wacana dengan membaca buku.Selagi engkau masih bisa bicara gunakanlah lisanmu untuk berbicara atau berkata-kata yang baik.Tapi Ingatlah hak sepenuhnya ada ditangan sang pencipta yang kapan saja bisa dicabut penggunaanya sehingga orang tidak sadar bahwa mereka hilang akalnya/gila,mereka menjadi buta hingga tidak bisa membaca,dan mereka bisu hingga tak bisa berkata apa-apa.

Gaul Tapi Saleh

paSaya setuju apa yang dikatakann ESQ(kisah untuk remaja).Sebenarnya  arti gaul itu apa?Main?Gaya yang keren?pernah terpikirkan tidak bahwa gaul itu tidak selalu berarti hal yang negatif,Nge-Drugs,Dugem.Tapi ada juga gaul lainnya yang tetap sesuai norma agama.

Banyak teman-teman kita bilang anak gaul itu yang suka Nongkrong.setiap malam minggu keluar dan nongkrong sampai pagi.dari penampilan pake anting 10 celana robek lutut sebelah.yang paling berperan dalam pembentukan pribadi seseorang adalah lingkungan.Sesungguhnya gaul yang benar itu adalah gaul membangun karakter yang bisa menyelamatkan diri kita pribadi dan lingkungan.Mungkin orang berpikir terlalu pendek tentang hidup ini, tapi kalau dipahami makna gaul sebagai pribadi saya sendiri adalah seperti apa yang mungkin saya lakukan saat ini yaitu menyampaikan (dakwah)islam pada semua kalangan sehingga bisa terjalin hubungan sesama dengan baik.

Kalua gaul itu sama dengan pergi dugem,kumpul kemudian memakai narkoba dan minum alkohol jelas saya sangat tidak setuju.Walau Rambut mohak,anting 10 tapi nggak bisa ngobrol,nggak nyambung satu sama lain itukah yang namanya gaul???

Gaul segala sesuatunya harus dihubungkan dengan ajaran agama,al-quran dan hadits

TUHAN ERA BARU

indexTelah banyak orang yang tidak sadar telah sesat memahami Tuhan sebenarnya.Harta misalnya yang sampai detik ini orang berlomba-lomba mendapatkanya dengan cara mereka masing-masing walau sekalipun harus saling bunuh untuk mendapatkanya.mereka tidak sadar telah mempertuhankanya sehingga lupa dengan Allah SWT sang pencipta segala keadaan.

Di dunia ini telah banyak lahir tuhan-tuhan baru antara lain tuhan harta,tuhan wanita,tuhan jabatan dan masih banyak lagi.Kenapa saya katakan demikian?sebab Manusia saat ini tidak menyadari bahwa hati mereka secara langsung mempertuhankan nafsu mereka.Itu dikarenakan telah tertutup dengan kenikmatan sesaat dunia,orang berlomba-lomba memperebutkan harta,wanita apalagi jabatan walau sekalipun mereka tahu resikonya (terapi terali besi).Tapi mengapa orang silih berganti memasuki lahan tersebut?itu dikarenakan hukum di indonesia sangatlah murah harganya dan gampang untuk membelinya, sehingga orang tak tak takut dengan ancama-ancaman hukuman mati.Padahal mereka tidak sadar dan lupa bahwa masih ada Hukum Allah SWT yang kekal.Dengan tegas Allah telah berfirman:

" Janganlah kamu menyembah disamping ( menyembah) Allah,Tuhan apapun yang lain.Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah)melainkan Dia.Tiap-tiap sesuatu pasti binasa kecuali baginyalah segala penentuan,dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan" (QS.Al-Qasas ayat 88)

SIAPA YANG PANTAS SOMBONG

index22Di dunia ini hanyalah Allah yang maha dari segala maha,tidak ada satu mahklukpun yang bisa menyandang kebesaran Allah.Telah banyak selendang-selendang Allah yang telah dipakai oleh manusia yang ada dimuka bumi ini.Satu contoh yang dekat seperti Kesombongan.secara umum telah banyak orang-orang yang secara tidak sadar telah mengambil hak dari Tuhannya!!!

Dengar dan ingatlah firman Allah dibawah ini
QS.al-baqarah ayat 115 ” dan kepunyaan allahlah Timur dan Barat,Maka kemanapun kamu menghadap disitulah wajah Allah”

APA ARTI HIDUP


2Hakekat Hidup artinya adalah MAMPU ataupun Sanggup menjalani kehidupan ini.karena sebagai manusia kita telah berikrar sewaktu dalam rahim ibu kita,dimana kita berjanji kepada Allah SWT akan mampu menjalani segala apa yang diperintahkan dan apa yang dilarangnya.Jadi jelaslah sudah bahawa dalam Hidup ini lita memang sudah di atur sebagaimana perjanjiannya.Dalam proses penciptaan sesungguhnya Bayi yang mati dalam kandungan itu hakekatnya dia tidak mampu menjalani hidup didunia ini.Untuk itu marilah kita sebagai manusia umumnya dan bagi saya khususnya sadar dirilah.

" APAKAH ANDA SUDAH MENEPATI JANJI KEPADA ALLAH SWT??? seperti dalam Firman Allah Qs.Ar-Ra'd ayat 20" Orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian"

Hidup

index1Hidup adalah anugerah terbesar bagi setiap umat manusia yang ada dimuka buni ini.karena dalam  kehidupan inilah kita bisa saling berkumpul dan berkreatifitas,saling kenal satu sama lain.kehidupan yang ada dalam jagat raya ini sangatlah berkaitan satu sama lain.maka dari itu kita sebagai manusia harus menerima apa yang terjadi pada diri kita karena memang itu semua sudah ada dalam naskah Allah SWT tuhan semesta alam.

Rukun Iman

Aqidah Islamiah dibangun di atas rukun iman yang enam, yaitu: Iman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitabNya, para rasul-Nya, hari akhirat, dan iman kepada takdir yang baik dan yang buruk.
Keenam rukun ini telah disebutkan secara jelas dalam Al-Qur`an dan sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam. Allah Azza wa Jalla berfirman:
ليس البر أن تولوا وجوهكم قبل المشرق والمغرب ولكن البر من ءامن بالله واليوم الآخر والملائكة والكتاب والنبيين
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi.” (QS. Al-Baqarah: 177)
Adapun, iman kepada takdir maka disebutkan dalam firman-Nya:
إنا كل شيء خلقناه بقدر
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu dengan takdir.” (QS. Al-Qamar: 49)
Sementara dari As-Sunnah adalah hadits Umar bin Al-Khaththab yang masyhur tentang kisah datangnya Jibril alaihissalam untuk bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang iman. Maka beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda:
أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
“Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.” (HR. Muslim no. 9)
Berikut penjelasan ringkas mengenai keenam rukun iman ini:
1.    Iman kepada Allah.
Tidaklah seseorang dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 perkara:
a.    Mengimani adanya Allah Ta’ala.
b.    Mengimani rububiah Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah.
c.    Mengimani uluhiah Allah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengingkari semua sembahan selain Allah Ta’ala.
d.    Mengimani semua nama dan sifat Allah yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya dan yang Nabi-Nya shallallahu alaihi wasallam tetapkan untuk Allah, serta menjauhi ta’thil, tahrif, takyif, dan tamtsil.
2.    Iman kepada para malaikat Allah.
Maksudnya kita wajib membenarkan bahwa para malaikat itu ada wujudnya dimana Allah Ta’ala menciptakan mereka dari cahaya. Mereka adalah makhluk dan hamba Allah yang selalu patuh dan beribadah kepada-Nya. Allah Ta’ala berfirman:
ومن عنده لا يستكبرون عن عبادته ولايستحسرون يسبحون الليل والنهار لايفترون
“Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (QS. Al-Anbiya`: 19-20)
Kita wajib mengimani secara rinci setiap malaikat yang kita ketahui namanya seperti Jibril, Mikail, dan Israfil. Adapun yang kita tidak ketahui namanya maka kita mengimani mereka secara global. Di antara bentuk beriman kepada mereka adalah mengimani setiap tugas dan amalan mereka yang tersebut dalam Al-Qur`an dan hadits yang shahih, seperti mengantar wahyu, menurunkan hujan, mencabut nyawa, dan seterusnya.
3.    Iman kepada kitab-kitab Allah.
Yaitu kita mengimani bahwa seluruh kitab Allah adalah kalam-Nya, dan kalamullah bukanlah makhluk karena kalam merupakan sifat Allah dan sifat Allah bukanlah makhluk.
Kita juga wajib mengimani secara terperinci semua kitab yang namanya disebutkan dalam Al-Qur`an seperti taurat, injil, zabur, suhuf Ibrahim, dan suhuf Musa. Sementara yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimani secara global bahwa Allah Ta’ala mempunyai kitab lain selain daripada yang diterangkan kepada kita. Secara khusus tentang Al-Qur`an, kita wajib mengimani bahwa dia merupakan penghapus hukum dari semua kitab suci yang turun sebelumnya.
4.    Iman kepada para nabi dan rasul Allah.
Yaitu mengimani bahwa ada di antara laki-laki dari kalangan manusia yang Allah Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluknya. Akan tetapi mereka semua tetaplah merupakan manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat dan hak-hak ketuhanan, karenanya menyembah para nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata.
Wajib mengimani bahwa semua wahyu nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah Ta’ala. Karenanya siapa saja yang mendustakan kenabian salah seorang di antara mereka maka sama saja dia telah mendustakan seluruh nabi lainnya. Karenanya Allah Ta’ala mengkafirkan Yahudi dan Nashrani tatkala tidak beriman kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan Allah mendustakan keimanan mereka kepada Musa dan Isa alaihimassalam, karena mereka tidak beriman kepada Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Juga wajib mengimani secara terperinci setiap nabi dan rasul yang kita ketahui namanya. Sementara yang tidak kita ketahui namanya maka kita wajib mengimaninya secara global. Allah Ta’ala berfirman:
ولقد أرسلنا رسلاً من قبلك منهم من قصصنا عليك ومنهم من لم نقصص عليك
“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu.” (QS. Ghafir: 78)
5.    Iman kepada hari akhir.
Dikatakan hari akhir karena dia adalah hari terakhir bagi dunia ini, tidak ada lagi hari keesokan harinya. Hari akhir adalah hari dimana Allah Ta’ala mewafatkan seluruh makhluk yang masih hidup ketika itu -kecuali yang Allah perkecualikan-, lalu mereka semua dibangkitkan untuk mempertanggung jawabkan amalan mereka. Allah Ta’ala berfirman:
كما بدأنا أول خلق نعيده وعدا علينا إنا كنا فاعلين
“Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya, janji dari Kami, sesungguhnya Kami pasti akan melakukannya.” (QS. Al-Anbiya`: 104)
Ini makna hari akhir secara khusus, walaupun sebenarnya beriman kepada akhir itu mencakup 3 perkara, dimana siapa saja yang mengingkari salah satunya maka hakikatnya dia tidak beriman kepada hari akhir. Ketiga perkara itu adalah:
a.    Mengimani semua yang terjadi di alam barzakh -yaitu alam di antara dunia dan akhirat- berupa fitnah kubur oleh 2 malaikat, nikmat kubur bagi yang lulus dari fitnah, dan siksa kubur bagi yang tidak selamat darinya.
b.    Mengimani tanda-tanda hari kiamat, baik tanda-tanda kecil yang jumlahnya puluhan, maupun tanda-tanda besar yang para ulama sebutkan jumlahnya ada 10. Di antaranya: Munculnya Imam Mahdi, keluarnya Dajjal, turunnya Nabi Isa alaihissalam, keluarnya Ya`juj dan Ma`jun, dan seterusnya hingga terbitnya matahari dari sebelah barat.
c.    Mengimani semua yang terjadi setelah kebangkitan. Dan kejadian ini kalau mau diruntut sebagai berikut: Kebangkitan lalu berdiri di padang mahsyar, lalu telaga, lalu hisab (tanya jawab dan pembagian kitab), mizan (penimbangan amalan), sirath, neraka, qintharah (titian kedua setelah shirath), dan terakhir surga.
6.    Beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.
Maksudnya kita wajib mengimani bahwa semua yang Allah takdirkan, apakah kejadian yang baik maupun yang buruk, semua itu berasal dari Allah Ta’ala. Beriman kepada takdir Allah tidak teranggap sempurna hingga mengimani 4 perkara:
a.    Mengimani bahwa Allah Ta’ala mengimani segala sesuatu kejadian, yang baik maupun yang buruk. Bahwa Allah mengetahui semua kejadian yang telah berlalu, yang sedang terjadi, yang belum terjadi, dan semua kejadian yang tidak jadi terjadi seandainya terjadi maka Allah tahu bagaimana terjadinya.
Allah Ta’ala berfirman:
لتعلموا أن الله على كل شيء قدير وأن الله قد أحاط بكل شيء علما
“Agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 12)
b.    Mengimani bahwa Allah Ta’ala telah menuliskan semua takdir makhluk di lauh al-mahfuzh, 50.000 tahun sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-’Ash radhiallahu anhuma dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
“Allah telah menuliskan takdir bagi semua makhluk 50.000 tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi.” (HR. Muslim no. 4797)
c.    Mengimani bahwa tidak ada satupun gerakan dan diamnya makhluk di langit, di bumi, dan di seluruh alam semesta kecuali semua baru terjadi setelah Allah menghendaki. Tidaklah makhluk bergerak kecuali dengan kehendak dan izin-Nya, sebagaimana tidaklah mereka diam dan tidak bergerak kecuali setelah ada kehendak dan izin dari-Nya.
Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan kamu tidak dapat menghendaki (mengerjakan sesuatu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. At-Takwir: 29)
d.    Mengimani bahwa seluruh makhluk tanpa terkecuali, zat mereka beserta seluruh sifat dan perbuatan mereka adalah makhluk ciptaan Allah.
Allah Azza wa Jalla berfirman:
الله خالق كل شيء
“Allah menciptakan segala sesuatu.” (QS. Az-Zumar: 62)

 
Diberdayakan oleh Blogger.