- Metaphisica,yaitu hal-hal yang diluar alam dunia atau bisa juga dikatakan sebagai ilmu ghaib.Hal ini sangat tepat sekali,masalahnya dalam ilmu tashawwuf banyak sekali membicarakan masalah-masalah keimanan,iman tentang adanya Allah,Malaikat,Syorga,Neraka dan didalamnya juga terdapat unsur-unsur Akherat,dimana kebanyakan bersumber pada cinta yaitu cinta seorang shufi kepada Tuhan.Pada intinya unsur ke akhiratan inilah merupakan ajaran utama tashawwuf.
- Ethica,yaitu ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan melihat pada amal perbuatan manusia sejauh yang dapat diketahui akal fikiran.Ethica dinamakan pula ilmu kesopanan,ilmu kesusilaan(Ethica,adat,budi pekerti,akhlaq).dalam ajaran Tashawwuf yaitu al akhlaqul karimah baik kepada sesama manusia maupun kepada Allah.Dalam sabda Rasulullah SAW yang artinya:"Sesempurna-sempurna orang mu'min ialah imannya dan yang paling baik budi pekertinya"
- Psikologia,yaitu masalah yang berhubungan dengan jiwa.Psikologi dalam pandangan Tashawwuf memfokuskan penyelidikan pada diri sendiri.Sebab manusia tidak akan bisa mengenal keberadaan dan kebesaran Allah sebelum mengenal dirinya sendiri sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "man arafa nafsahu fakad arafa rabbahu" artinya: "Barangsiapa yang mengetahui dirinya,maka sungguh ia mengetahui Tuhanya".Dalam hal ini Allah mengisyaratkan dalam ayat Al Quran yang intinya memerintahkan agar selau mengintropeksi diri dan mengenal tanda-tanda kekuasaan Allah,sebagaimana disebutkan dalam Al Qur'an surat Adz Dzariyaat 20-21 Artinya: "Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"
- Esthetica,yaitu ilmu keindahan yang menimbulkan seni.Untuk meresapkan seni itu dalam diri,haruslah ada keindahan dalam diri sendiri.Adapun puncak keindahan itu adalah Cinta.Dalam Tashawwuf orang akan dapat merasakan indah jiwanya,bila jiwanya bersih dari sifat-sifat tercela.Disamping dirinya terbebas dari sifat-sifat tercela ia harus menghiasi diri denga sifat-sifat terpuji.Jalan yang ditempuh menurut ajaran Tashawwuf adalah Tafakkur.
Home » All posts
MENGUBAH PENDERITAAN MENJADI KEBAHAGIAAN
Barangkali kedengaranya tidak masuk akal jika ada kalimat yang berbunyi “Nikmatilah Penderitaan!”.Sebab pada umumnya manusia memandang penderitaan adalah sesuatu yang tidak menyenangkan.Apakah mungkin sesuatu yang buruk dan tidak menyenangkan itu bisa dinikmati?
Bagi orang yang berjiwa kerdil memang demikian keadaanya.Karena mereka terbiasa memandang sesuatu dari kulit luarnya,bukan dari hakekatnya.namun bagi orang ma’rifat dan berjiwa besar,cerdas dan bersahaja,kalimat tersebut bukanlah sesuatu yang aneh.
Oleh sebab itu,engkau harus belajar menjadi orang ma’rifat (orang Arif) dan bijaksana.Jangan memandang sesuatu itu hanya tampak lahiriyahnya saja,namun carilah dibalik yang tersembunyi.
Belajarlah untuk menikmati penderitaan,niscaya dirimu akan bahagia dalam menjalani hidup.Berpikirlah mulai sekarang,bahwa tidak selamanya penderitaan itu buruk dan dicela.kadang-kadang penderitaan itu bisa memberikan yang terbaik bagi dirimu.
Doa yang tulus dan ikhlas biasanya terucap bersama penderitaan.Pensucian jiwa yang sungguh-sungguh senantiasa bersama penderitaan.Penderitaan yang dirasakan oleh pencari ilmu,disebabkan beban berat yang dipikulnya.meskipun demikian,beban berat itu justru mengantarkan ia menjadi seorang ulama dan ahli dibidangnya.Pada awalnya,ia memang bersusah payah,namun akhirnya dapat tersenyum dengan wajah ceria.
Seorang pencari ilmu yang hidupnya penuh dengan kemewahan,rasa aman,dan tidak pernah merasakan kepedihan hidup,akhirnya ia menjadi pemalas,lamban dan tidak pandai.Ujung-ujungnya ia menjadi sarjana dungu dan takut menghadapi kehidupan.
Penderitaan itu ibarat pil pahit yang dapat menyembuhkan.Jika engkau melihat kadar zatnya,obat/pil memang pahit dan tidak enak dilidahmu.Namun jika dilihat dari segi hakikatnya yang tersembunyi,maka betapa engkau dapat merasakan manfaat dari kepahitan itu.
Jangan kira orang yang sekarang sukses itu tanpa melalui penderitaan.Kebahagiaan dan keberhasilan hidupnya saat ini karena dibesarkan oleh penderitaan dan cobaan-cobaan.Karena ia mampu menyiasati dan memanfaatkan penderitaan,iapun menjadi besar.Ingatlah,tiada kebahagiaan tanpa pengorbanan.Tiada keberhasilan tanpa perjuangan.
JANGAN MASUKAN DUNIA DI KEPALAMU
HAKEKAT DZIKIR
dzikir artinya Mengingat Allah swt.Dalam artian Mengingat berarti tau siapa Allah swt sesungguhnya.Dalam hal ini saya pribadi mencoba mengangkat makna “INGAT”,Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan solat pada Hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingati Allah (zikrullah) dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(Al-Jumuah 62:9–10)
Kata ingat disini adalah suatu perkara yang mana sudah terjadi yang kita tahu sebelumnya yang berarti kita bisa memaparkan saat kita mengingat kembali.Masih ingatkah saudaraku kepada Allah swt………..???
Setiap keindahan, kecantikan, kemeriahan, kemegahan, kekayaan, kekuasaan dan pelbagai perkara yang sangat ingin dinikmati manusia pastinya akan berubah dan memudar dan luput ditelan ganasnya hempasan ombak waktu dan peredarannya bagi yang tidak pernah bersyukur dalam kenikmatan yang dihadirkan-Nya. Tiba saat dan ketikanya, pasti semua berubah menjadi sunyi dan sepi yang ibarat tiada hujungnya.
Untuk dapat mengetahui dan mengembalikan ingatan kita saat masih di alam Arwah,Kita manusia harus mempunyai kekuatan untuk menembus dinding Hijab antara Hamba dan Allah swt.Dimanakah letak kekuatan itu??apakah semua manusia mempunyai kekuatan itu?Jawabanya YA!! semua bisa .
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah kamu kepada Allah, (dengan) zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya di waktu pagi dan petang.(Al-Ahzab 41-42)
Menurut keyakinan kita orang Islam bahawa semua makhluk yang wujud ini adalah kenal kepada Allah dan semua mereka berzikir kepada Allah, bertasbih dan sujud kepadaNya walaupun kita tidak mengetahui secara pasti bagaimana kaifiyat (cara) mereka sujud, zikir dan bertasbih. Ilmu tentang itu hanya ada di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’aala. Tidak ada satu pun makhluk yang berada di alam maya ini yang bisa mengenal Allah kecuali manusia yang dikehendakinya.
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha pengampun. (Al-Israa 17:44)
JIka kita benar - benar MENGINGAT ALLAH berarti tahu pasti akan keberadaan Allah,sehingga kita berani berikrar menngucapkan Kesaksian bahwa benar-benar Tiada Tuhan yang disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
Dalam hal ini telah terjadi perdebatan antar ulama mencari makna dari Dzikir kepada Allah swt.Alhamdulillah saya pribadi mendapat hidayah dari Allah swt dan menemukan apa makna dari kata INGAT KEPADA ALLAH.Untuk itu saya mengangkat artikel ini agar supaya saudara-saudaraku juga bisa mengetahuinya.sebab dalam Hadits qudsi “Aku (Allah) akan duduk bersama dengan orang-orang yang berzikir kepadaKu.” Hadist ini sering membuat saya tenang saat berdzikir.Kata INGAT KEPADA ALLAH ini hanya bisa dilakoni oleh orang-orang yang mau dan mempunyai kekuatan.
Pesan untuk saudaraku:
Ingatlah awal pertama dipertanyakan malaikat dalam kubur adalah ” MAN RABBUKA “Siapakah Tuhanmu??
“Manusia yang hidup kebanyakannya tidur (leka), apabila mati baru mereka terjaga (tersedar)’ - Saidina Ali k.r.a
Manusia adalah mahluk yang diciptakan untuk mentadbir dan memimpin,
dan setiap kepimpinan akan tetap akan dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan. Akal manusia harus dipimpin dengan Agama agar tiap kebijakan dan kepandaian tidak akan bertukar dengan kekelaman hati dan jiwa yang akhirnya membawa kepada kebodohan dan kemusnahan.
“Hujung AKAL (Fikir) adalah pangkal AGAMA (Zikir)” - Buya Hamka
Firman Allah:
Wahai anak Adam, jika kamu berzikir (ingat) kepadaKu di dalam hatimu nescaya Aku akan ingat kepadamu dalam diriKu, dan jika kamu berzikir kepadaKu di khayalak ramai, niscaya Aku akan ingat kepadamu di khayalak ramai yang lebih baik daripadanya, dan jika kamu menghampiri Aku sejengkal, niscaya aku akan menghampiri kamu sehasta, dan jika kamu menghampiri Ku sehasta, niscaya Aku akan menghampirimu sedepa, dan jika kamu menghampiriKu dengan cara berjalan, niscaya Aku akan menghampirimu dengan cara berlari. (Hadis riwayat Imam Bukhari)
Rukun Islam
Islam dalam pengertian umum sering dikatakan singkatan dari sholat lima waktu yakni Isya-Subuh-Lohor-Ashar-Magrib.Tetapi intinya bahwa islam bukan sekedar membahas masalah sholat.Berdirinya islam karena adanya RUKUN.Jadi salah satu rukun tidak diketahui atau tidak dilaksanakan maka tidak sah Islamnya.Malah bisa jadi hanya sekedar ISi aLAM.Rukun Islam sama-sama kita ketahui ada lima perkara yaitu:- SYAHADAT
- SHOLAT
- PUASA
- ZAKAT
- HAJI
| surah / surat : Al-Ma’aarij Ayat : 3 |
| mina allaahi dzii alma’aariji |
Kalau benar telah melihat maka untuk menunaikan rukun yang kelima yaitu Haji tidaklah bingung,”LABAIK ALLAHUMA LABAIK”(Aku memenuhi panggilanMu ya Allah)sebab kita telah mengetahui siapa yang memanggil sehingga sampai pada padang ARAFAH kita benar-benar melihat berMujahadah dengan Allah.Karena makna dan arti ARAFAH adalah Melihat/Mengenal.ARAFAH itu sendiri apa yang di katakan MAKRIFAT.
Jadi Syahadat memang sangat penting dalam pembentukan diri seseorang,"Syahadat" dulu baru dua kalimat syahadat(untuk kejelasan makna syahadat klik disini)karena lepas dari makna sebenarnya kita akan jatuh KAFIR.Telah banyak ayat-ayat yang telah di firmankan oleh Allah swt antara lain:
Rukun Islam
Islam dalam pengertian umum sering dikatakan singkatan dari sholat lima waktu yakni Isya-Subuh-Lohor-Ashar-Magrib.Tetapi intinya bahwa islam bukan sekedar membahas masalah sholat.Berdirinya islam karena adanya RUKUN.Jadi salah satu rukun tidak diketahui atau tidak dilaksanakan maka tidak sah Islamnya.Malah bisa jadi hanya sekedar ISi aLAM.Rukun Islam sama-sama kita ketahui ada lima perkara yaitu:
- SYAHADAT
- SHOLAT
- PUASA
- ZAKAT
- HAJI
Dari kelima perkara tersebut pada umumnya hanya Empat perkara yang sungguh-sungguh dikerjakan oleh kaum muslimin.Kemanakah satu perkara itu?.Dari sisi pelaksanaannya sholat,puasa,zakat dan haji telah dilaksanakan tapi kebanyakan mereka melupakan satu perkara yakni syahadat?.Padahal justru Syahadatlah yang paling sakral dari ke lima rukun islam.Banyak para ulama mengatakan bahwa Syahadat cukup diucapkan saja,yang mana Aku bersaksi bahwa benar-benar Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.Disini justru kita harus hati-hati dalam pengucapannya kalau tak tau maknanya akan jatuh Syirik.Dalam mengucapkan Syahadat diperlukan Niat sama halnya dengan ke Empat Rukun Islam lainya.Dalam Syahadat pula kita benar-benar bersaksi dengan adanya Penyaksian,sebab Syahadat ini dipertanyakan dan diikrarkan dari Dalam Rahim Perut ibu,setelah lahir didunia,kemudian diKhitan,terus melangkah ke Pelaminan hingga sampai ke liang Lahat.Nah dari kesimpulan diatas bisa kita cermati bahwa memang harus kita mengenal dan melihat Allah.Cara melihat Allah harus ditempuh melalui jalan tangga-tangga naik yaitu Syareat,Thoreqat,Hakekat,Makrifat dan Makrifatullah.
| surah / surat : Al-Ma'aarij Ayat : 3 |
| mina allaahi dzii alma'aariji |
Artinya:(yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.
Kalau benar telah melihat maka untuk menunaikan rukun yang kelima yaitu Haji tidaklah bingung,"LABAIK ALLAHUMA LABAIK"(Aku memenuhi panggilanMu ya Allah)sebab kita telah mengetahui sehingga sampai pada padang ARAFAH kita benar-benar melihat berMujahadah dengan Allah.Karena makna dan arti ARAFAH adalah Melihat/Mengenal.ARAFAH itu sendiri apa yang di katakan MAKRIFAT.
Jadi Syahadat memang sangat penting dalam pembentukan diri seseorang,karena lepas dari makna sebenarnya kita akan jatuh KAFIR.Telah banyak ayat-ayat yang telah di firmankan oleh Allah swt antara lain:
Dimana Letak Kesesatan Syech Siti Jenar...?
HAKEKAT DZIKIR
dzikir artinya Mengingat Allah swt.Dalam artian Mengingat berarti tau siapa Allah swt sesungguhnya.Dalam hal ini saya pribadi mencoba mengangkat makna "INGAT",Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan solat pada Hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingati Allah (zikrullah) dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(Al-Jumuah 62:9–10)
Kata ingat disini adalah suatu perkara yang mana sudah terjadi yang kita tahu sebelumnya yang berarti kita bisa memaparkan saat kita mengingat kembali.Masih ingatkah saudaraku kepada Allah swt...........???
Setiap keindahan, kecantikan, kemeriahan, kemegahan, kekayaan, kekuasaan dan pelbagai perkara yang sangat ingin dinikmati manusia pastinya akan berubah dan memudar dan luput ditelan ganasnya hempasan ombak waktu dan peredarannya bagi yang tidak pernah bersyukur dalam kenikmatan yang dihadirkan-Nya. Tiba saat dan ketikanya, pasti semua berubah menjadi sunyi dan sepi yang ibarat tiada hujungnya.
Untuk dapat mengetahui dan mengembalikan ingatan kita saat masih di alam Arwah,Kita manusia harus mempunyai kekuatan untuk menembus dinding Hijab antara Hamba dan Allah swt.Dimanakah letak kekuatan itu??apakah semua manusia mempunyai kekuatan itu?Jawabanya YA!! semua bisa .
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah kamu kepada Allah, (dengan) zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepadaNya di waktu pagi dan petang.(Al-Ahzab 41-42)
Menurut keyakinan kita orang Islam bahawa semua makhluk yang wujud ini adalah kenal kepada Allah dan semua mereka berzikir kepada Allah, bertasbih dan sujud kepadaNya walaupun kita tidak mengetahui secara pasti bagaimana kaifiyat (cara) mereka sujud, zikir dan bertasbih. Ilmu tentang itu hanya ada di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’aala. Tidak ada satu pun makhluk yang berada di alam maya ini yang bisa mengenal Allah kecuali manusia yang dikehendakinya.
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha pengampun. (Al-Israa 17:44)
JIka kita benar - benar MENGINGAT ALLAH berarti tahu pasti akan keberadaan Allah,sehingga kita berani berikrar menngucapkan Kesaksian bahwa benar-benar Tiada Tuhan yang disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
Dalam hal ini telah terjadi perdebatan antar ulama mencari makna dari Dzikir kepada Allah swt.Alhamdulillah saya pribadi mendapat hidayah dari Allah swt dan menemukan apa makna dari kata INGAT KEPADA ALLAH.Untuk itu saya mengangkat artikel ini agar supaya saudara-saudaraku juga bisa mengetahuinya.sebab dalam Hadits qudsi "Aku (Allah) akan duduk bersama dengan orang-orang yang berzikir kepadaKu." Hadist ini sering membuat saya tenang saat berdzikir.Kata INGAT KEPADA ALLAH ini hanya bisa dilakoni oleh orang-orang yang mau dan mempunyai kekuatan.
Pesan untuk saudaraku:
Ingatlah awal pertama dipertanyakan malaikat dalam kubur adalah " MAN RABBUKA "Siapakah Tuhanmu??
"Manusia yang hidup kebanyakannya tidur (leka), apabila mati baru mereka terjaga (tersedar)' - Saidina Ali k.r.a
Manusia adalah mahluk yang diciptakan untuk mentadbir dan memimpin,
dan setiap kepimpinan akan tetap akan dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan. Akal manusia harus dipimpin dengan Agama agar tiap kebijakan dan kepandaian tidak akan bertukar dengan kekelaman hati dan jiwa yang akhirnya membawa kepada kebodohan dan kemusnahan.
"Hujung AKAL (Fikir) adalah pangkal AGAMA (Zikir)" - Buya Hamka
Firman Allah:
Wahai anak Adam, jika kamu berzikir (ingat) kepadaKu di dalam hatimu nescaya Aku akan ingat kepadamu dalam diriKu, dan jika kamu berzikir kepadaKu di khayalak ramai, niscaya Aku akan ingat kepadamu di khayalak ramai yang lebih baik daripadanya, dan jika kamu menghampiri Aku sejengkal, niscaya aku akan menghampiri kamu sehasta, dan jika kamu menghampiri Ku sehasta, niscaya Aku akan menghampirimu sedepa, dan jika kamu menghampiriKu dengan cara berjalan, niscaya Aku akan menghampirimu dengan cara berlari. (Hadis riwayat Imam Bukhari)
Untuk mengungkap makna INGAT KEPADA ALLAH hanyalah bisa di Klik disini
HAKEKAT RIYA'
Riya berasal dari kata Ru'yah yang artinya melihat.Secara kontekstual,riya' adalah mencari kedudukan di hati manusia dengan menampakan kepada mereka tentang amal kebaikan.Dengan kata lain dapat diartikan bahwa riya itu adalah suatu keinginan hati untuk mendapat pujian manakala melakukan amal ibadah.
Banyak macam Riya' dalam beribadah,sampai-sampai orang sufi sendiri tidak terlepas dari bahaya ini.Adakalanya orang yang sengaja memperlihatkan dirinya kurus dan pucat,agar disangka sebagai ahli jihat.Dengan kurus,untuk memberi kesan bahwa ia sedikit makan dan kurang tidur siang hari puasa dan malam bertahajud.Adakalanya merendahkan suara jika diajak bicara,memejamkan mata,dan mengeringkan bibir.
Adakalanya Riya' dengan menampakan tingkah laku dan cara berpakaian.Tingkah laku itu misalnya dengan rambut yang tidak pernah disisir,mencukur kumis,menundukan kepala waktu berjalan,pelan-pelan jika berjalan,menetapkan bekas sujud pada kening,berpakaian tebal,bercelana cekak hingga mendekati betis,memendekan lengan baju,atau bahkan membiarkan pakaiannya sobek.
Semua itu biasanya dipergunakan untuk riya' agar dapat dilihat dirinya adalah pengikut hamba-hamba shalih,pengikut-pengikut ulama salaf dan pengikut sunah nabi yang setia.Selain itupula dapat dijumpai pula seseorang riya' dengan perkataanya.Menurut Imam Al Ghazali,riya' ini seringkali menimpa pada ahli agama melalui nasihat,peringatan,perkataan yang seolah-olah penuh hikmah,penghafalan hadis dan ayat-ayat.
Demikianlah konsep riya' yang sering kita jumpai dalam pandagan sufi.Maka dari itu para sufi selalu menjaga hatinya jangan tertimpa riya' dan selalu berusaha berjuang keras untuk melawan dirinya sendiri dari keingina dipuji orang lain.
Insya Allah kita semua terhindar dari sifat tersebut.......................

